web analytics

Sejarah dan Perkembangan

Kelompok Riset Mahasiswa (K-RISMA) adalah salah satu Lembaga Semi Otonom di Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya. K-RISMA berdiri pada tanggal 12 Desember 2012 (Anggaran Dasar K-RISMA tahun 2017 tentang Nama, Tempar dan Waktu). Namun, pembentukan K-RISMA telah dirumuskan setelah dibentuknya FILKOM pada 27 Oktober 2011, yang kala itu masih bernama Program Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer atau PTIIK. K-RISMATIIK adalah julukan K-RISMA saat pertama kali terbentuk (K-RISMA, 2012). Pada 29 Januari 2015, terbitnya SK Rektor Universitas Brawijaya Nomor 49/2015 yang secara resmi mengubah PTIIK menjadi FILKOM (FILKOM UB, 2016), membuat K-RISMATIIK berganti menjadi K-RISMA FILKOM UB.

K-RISMA memiliki dua tujuan yang menjadi dasar latar belakang pembentukannya (K-RISMA, 2012). Tujuan pertama, K-RISMA berperan dalam membantu mahasiswa yang memiliki ide dalam pembuatan teknologi, untuk dapat menuangkannya dalam bentuk tulisan. Tulisan merupakan salah satu faktor penting ketika mahasiswa hendak mengikutsertakan ide, karya, atau pun teknologi yang mereka buat kedalam suatu kompetisi. Menulis merupakan kecerdasan tersendiri yang sangat diperlukan oleh mahasiswa. Tujuan kedua, K-RISMA berperan sebagai wadah yang berfungsi sebagai penampung dan pendistribusi informasi kompetisi. Oleh karena itu, K-RISMA terbentuk demi terus membangkitkan jiwa kepenulisan, kerisetan, dan prestasi Mahasiswa FILKOM.

K-RISMA tidak hanya berusaha untuk menghidupkan suasana keilmiahan di lingkup FILKOM saja. Hal ini terwujud  dengan bergabungnya K-RISMA dalam Lingkar Riset Universitas Brawijaya yang beranggotakan lembaga-lembaga riset di Universitas Brawijaya, baik di tingkat fakultas maupun universitas. Lingkar Riset berperan untuk saling berbagi ilmu bagi mahasiswa sesuai bidangnya, serta sebagai sarana mempermudah kerja sama antar lembaga riset di Universitas Brawijaya.

Lambang Organisasi

Lambang organisasi berfungsi sebagai identitas visual organisasi yang digunakan untuk mengenalkan organisasi pada khalayak umum. Berdasarkan fungsinya, lambang K-RISMA terdiri dari (Anggaran Rumah Tangga K-RISMA tahun 2017 tentang Lambang) :

Lambang untuk surat:

Lambang untuk selain surat:

Filosofi dari lambang K-RISMA adalah

Kotak                                                              : processor yang menggambarkan solid/sinergi

Gear yang saling rapat                        : sinergi

Tiga buah gear                                                 : Keilmuan , Kemasyarakatan, dan Keberlanjutan.

Pin konektor berjumlah 7 tiap sisinya             : Jumlah karakter singkatan nama lembaga.

Pin konektor                                                    : Pihak-pihak yang mendukung.

Visi, Misi dan Tujuan

Berdasarkan Pasal 6 Anggaran Dasar K-RISMA tahun 2017, K-RISMA memiliki tujuan untuk  mengembangkan potensi mahasiswa dalam hal keilmiahan serta penalaran disiplin IT guna menumbuhkan  sikap keterbukaan, demokratis, ilmiah, kompetitif, dan kritis para anggotanya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka setiap periode memiliki visi dan misi tersendiri sesuai dengan keadaan organisasi pada saat mereka menjabat. Pada periode ke-enam tahun 2018/2019, Pengurus K-RISMA memiliki visi dan misi sebagai berikut :

Prinsip

Prinsip K-RISMA tertuang dalam Garis-Garis Besar Haluan Kerja (GBHK) K-RISMA. Untuk mencapai tujuan K-RISMA maka setiap kebijakan atau program yang dilaksanakan hendaknya didasarkan atas prinsip-prinsip (Garis-Garis Besar Haluan Kerja K-RISMA tahun 2017 tentang Prinsip)

1. Prinsip Tujuan

Ialah bahwa segala usaha dan program senantiasa mengacu pada pencapaian tujuan K-RISMA yaitu mengembangkan potensi mahasiswa dalam hal keilmiahan serta penalaran disiplin IT guna menumbuhkan  sikap keterbukaan, demokratis, ilmiah, kompetitif, dan kritis para anggotanya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan tekonologi.

2. Prinsip Kekaderan

Ialah segala kegiatan yang dilakukan merupakan pencerminan dari arena didik diri dalam mempersiapkan dan melatih kader-kader yang terlatih dan berkualitas yang diproyeksikan sebagai kader pimpian bagi lembaga, bangsa, dan negara.

3. Prinsip Kebersamaan

Ialah bahwa segala berntuk program dan pemilihan kebijakan K-RISMA merupakan hasil kehendak dan orientasi cita-cita seluruh bagian K-RISMA. Kolektivitas dan kolegialitas adalah watak lembaga untuk mencapai tujuan bersama dalam model “tim kerja” dan “kerja tim” bagi program kerja lembaga.

4. Prinsip Kesinambungan

Ialah bahwa kegiatan-kegiatan K-RISMA dalam setiap struktur pimpinan senantiasa memperhatikan kebutuhan jangka panjang dan kesinambungan lembaga.

5. Prinsip Kemajuan atau Progresivitas

Ialah bahwa segala bentuk program, kegiatan, maupun pilihan kebijakan K-RISMA, senantiasa diambil segala usaha K-RISMA kearah yang lebih baik, lebih progresif, bagi lembaga, bangsa, dan negara